Wednesday, November 27, 2013

Once upon a time .. at Denpasar .... 2009


Niki kali ini adalah seorang istri dari seorang suami dan menjadi Ibu dari seorang putra.
Suatu malam, setelah putra tidur, si suami mendekati Niki, rasa rindu mereka rasakan setelah melalui hari-hari yang cukup berat. “Niki.., tidurlah sebentar, nanti aku bangunkan lagi 1 atau 2 jam lagi untuk kaw kembali bekerja” kata si suami.
“tidak mas, aku harus mengerjakan pekerjaan ini sekarang.. ” Niki bergegas mengambil meja lipatnya untuk sesegera mungkin menyiapkan
laptop untuk dia bekerja.
“kemarilah sebentar, aku rindu padamu, biar sejenak lelahmu kaw sandarkan padaku Niki..” kedua lengan kekar suami Niki terbuka, mempersilahkan Niki untuk meringkuk sebentar dalam pelukannya.
Niki bergegas mendekat, menyandarkan kepala di bahu suaminya.. hmm … lelah itu sejanak hilang .. benar…
Suami Niki mengusap pelan rambut Niki, menyibakkan rambut Niki yg terlihat kacau tak tersisir rapi. Tangan suaminya berhenti di pundak Niki..
“Niki… Tali bra-mu menggulung.., atau kendur ? gantilah yg lebih baru, biar terlihat rapi” kata suaminya
“oh.. iya.., aku lama tak membeli bra baru mas, ini masih nyaman dipakai kok, walau tampak tidak rapi” sahut Niki agak malu.
“kalau aku dapat bayaran, kita beli ya tan.., aku antar kaw dan anak kita ke toko di kota..” masih terus membelai rambut Niki hingga rambutnya tersibak rapi.
ahh.. malam itu .., Niki larut dalam belaian suaminya, tanpa peraduan, tanpa asa dan emosi, hanya bergelayut di kedua lengan suaminya untuk melepas lelah.. dan benar, lelah itu hilang.
_____________________
pagi hari…
Suami Niki bersiap diri untuk berangkat kerja, setelah Niki selesai memandikan putranya, dia kembali ke kamar sambil menyiapkan baji kemeja untuk suaminya berangkat kerja.
Niki termenung sejenak didepan pintu kamar, dia melihat tubuh kekar suaminya, terbalut sebuah kaos dalam putih yang penuh lubang..
“mas.., kaos dalammu banyak lubangnya.., gantilah yg lebih bagus..” Niki mendekat sembari membelai pundak belakang suaminya.
“sudah lah Niki, tak apa.. kaos dalam ini kan dipakai di dalam, tak kelihatan..” sambil mendaratkan ciuman kecil dikening Niki sebagai ucapan selamat pagi.
“ya sudah lah.., asal jangan terlalu memalukan. besok akhir bulan kalau aku terima gaji, kita beli kaos dalam untukmu ya…”
_____________________________
Akhir bulan
Minggu itu Niki dan keluarga menyempatkan dir untuk berekreasi di sebuah taman kota, membeli gelembung2an tiup dan bola karet untuk bermain bersama putranya. mereka sangat bahagia.., sambil berlari2 kecil.. berteriak2… sambil berkacak di depan kamera handphone 1.3 mp nya.
kembali suaminya memegang pundak Niki, dia jadi teringat kalau dia berjanji membelikan Bra baru untuk Niki.
“Ayo Niki, kita ke Supermarket sana .. kita belanja keperluan kita” ajak suaminya
mereka bertiga masih terus bercanda disetiap jalan yang mereka lewati, saat di supermarket.. bahkan sampai tiba dirumah lagi.
__________________________________
malam hari dirumah..
“Mas.. muka anak kita terlihat lelah ya?? pasti dia sangat senang kita belikan Bola basket baru” kata Niki sambil mengusap keringat di dahi putranya.
“Iya.., tadi dia sangat senang saat melihat bola basket dan gangsingan di supermarket” Suami Niki mengiyakan.
“ayo keluar mas, biarkan anak kita lelap tidurnya” Niki meraih halus lengan suaminya dan mengajak dia keluar dari kamar putranya.mereka berjalan sambil berpelukan menuju ruangan lain didepan kamar anaknya.. tanpa sengaja tangan suaminya menyentuh lagi pundak Niki.., masih terasa bergelombang.
“Niki??? kita lupa beli Bra baru untukmu ?!” kata suami Niki
“haha.. aku juga lupa ingatkan kaw untuk beli kaos dalam mas .. , ya sudah lah tak apa.. aku lebih senang melihat anak kita tertawa dan gembira dengan bola basket dan gangsingnya..” senyum kecil di sudut bibir Niki.
…………………..
…………………………………..
kata2 dalam hati suami Niki:
“Istriku, maaf..
saat di supermarket, aku hendak belikan kaw bra baru, aku sudah sediakan uangnya, tapi ternyata anak kita sangat ingin mempunyai Bola baru, aku pura2 tidak ingat tentang bra itu, dan berharap kaw tak meminta padaku saat disupermarket tadi.
maaf istriku, gajiku tak cukup untuk membeli Bra untukmu”

kata2 dalam hati Niki :
“untunglah suamiku lupa untuk membeli kaos dalam, harga 3 kaos dalam bisa untuk membeli 6 kg beras, terima kasih Tuhan kami masih bisa makan”

-Niki-

No comments: